Minggu, 23 Maret 2014

Lingkaran

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita sering menemukan barang yang bentuknya  lingkaran. Misalnya saja Roda, roda berbentuk lingkaran. Nah, mengapa roda bisa disebut sebagai lingkaran ? sebenarnya apa sih definisi lingkaran ? sebelum kita masuk ke dalam materi, kita bahas dulu definisi dari lingkaran. 

Lingkaran adalah himpunan semua titik di sebuah bidang datar memiliki jarak yang sama dari suatu titik tetap pada bidang tersebut. Titik tetap pada bidang itu disebut dengan titik pusat lingkaran. Adapun jarak yang sama dari satu titik ke titik yang lain disebut dengan jari-jari lingkaran. Bidang lingkaran adalah daerah yang dibatasi dengan lingkaran. Tentu saja berbeda antara lingkaran dan bidang lingkaran. 

Ada beberapa bagian lingkaran yang termasuk dalam unsur-unsur sebuah lingkaran di antaranya titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali busur, tembereng, juring, dan apotema.
a. Titik Pusat
Titik pusat lingkaran adalah titik yang terletak di tengah-tengah lingkaran.
b. Jari-Jari (r)
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jari-jari lingkaran adalah garis dari titik pusat lingkaran ke lengkungan lingkaran.
c. Diameter (d)
Diameter adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada lengkungan lingkaran dan melalui titik pusat. nilai diameter merupakan dua kali nilai jari-jarinya, ditulis bahwa d = 2r
d. Busur
Dalam lingkaran, busur lingkaran merupakan garis lengkung yang terletak pada lengkungan lingkaran dan menghubungkan dua titik sebarang di lengkungan tersebut.
e. Tali Busur
Tali busur lingkaran adalah garis lurus dalam lingkaran yang menghubungkan dua titik pada lengkungan lingkaran. Berbeda dengan diameter, tali busur tidak melalui titik pusat lingkaran O.
f. Tembereng
Tembereng adalah luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh busur dan tali busur.
g. Juring
Juring lingkaran adalah luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari lingkaran dan sebuah busur yang diapit oleh kedua jari-jari lingkaran tersebut..
h. Apotema
Pada sebuah lingkaran, apotema merupakan garis yang menghubungkan titik pusat lingkaran dengan tali busur lingkaran tersebut. Garis yang dibentuk bersifat tegak lurus dengan tali busur.

Pembahasan tentang lingkaran masih sangat banyak, diantaranya rumus-rumus yang ada pada lingkaran, sudut-sudut pada lingkaran, dan garis singgung lingkaran dapat kalian dapatkan disini.
Sekian pembahasan kali ini mengenai Lingkaran, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua ^^

Sumber : File pribadi

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Model Pembelajaran berbasis masalah

Hallo pembaca blog :) terimakasih sudah mengunjungi blog ini.
Oke, sekarang kita akan membahas tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau yang biasa kita kenal dengan RPP. Yup, RPP adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan  pengorganisasian  pembelajaran  untuk  mencapai  satu  kompetensi  dasar  yang  ditetapkan  dalam  Standar  Isi  dan  dijabarkan  dalam  silabus.  Maka  ringkasnya  RPP  adalah  rencana operasional kegiatan pembelajaran setiap atau beberapa KD dalam setiap tatap muka di kelas. Lingkup RPP paling  luas mencakup 1 (satu) Komptensi Dasar  yang  terdiri  atas  1  (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

RPP  harus  berupa  kegiatan  konkret  setapak  demi  setapak  yang  dilakukan  oleh  guru  di  kelas  dalam mendampingi  peserta  didik.  Satu  hal  yang  amat  penting  dalam  penyusunan  RPP adalah  bahwa egiatan  pembelajaran  harus  diarahkan  agar  berfokus  pada  peserta  didik, sedangkan  guru  berperan  sebagai  pendamping,  fasilitator.  Artinya,  ketika  guru  memilih pendekatan,  metode,  materi,  pengalaman  belajar,  interaksi  belajar  mengajar  harus memungkinkan  peserta  didik  berinteraksi  dan  aktif,  sedang  guru  memfasilitasi  dan mendampinginya.


Setelah kita membahas apa itu RPP, sekarang kita ke model pembelajaran yang akan kita gunakan dalam membuat RPP. Model pembelajaran harus sesuai dengan materi yang akan kita ajarkan. Model pembelajaran sendiri terdiri dari beberapa macam, diantaranya : model ceramah, diskusi, kooperatif, deduktif, induktif, pembelajaran berbasis masalah, dll. Kita akan membahas satu model pembelajaran yaitu model pembelajaran berbasis masalah. Apa itu pembelajaran berbasis masalah ? Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang diawali dengan penyajian masalah yang dirancang dalam konteks yang relevan dengan materi yang dipelajari. Pembelajaran berbasis masalah menggunakan berbagi macam kecerdasan yang diperlukan untuk melakukan konfrontasi terhadap tantangan dunia nyata, kemampuan untuk menghadapi segala sesuatu yang baru dan kompleksitas yang ada (Tan,2000). PBM melibatkan siswa dalam penyelidikan pilihan sendiri yang memungkinkan mereka menginterpretasikan dan menjelaskan fenomena dunia nyata dan membangun pemahamannya tentang fenomena itu.


Ibrahim dan Nur (2000: 13) dan Ismail (2000: 1) mengemukakan bahwa langkah-langkah (sintaks) Pembelajaran Berbasis Masalah adalah sebagai berikut.
Fase
Indikator
Tingkah Laku Guru
1
Orientasi siswa pada masalah
Menjelasakan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistik yang diperlukan, dan memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah
2
Mengorganisasi siswa untuk belajar
Membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut
3
Membimbing pengalaman individual/ kelompok
Mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah
4
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka untuk berbagi tugas dengan temannya
5
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses yang mereka gunakan

Tujuan dari penggunaan model Pembelajaran Berbasis Masalah adalah siswa mampu berpikir kritis terhadap suatu masalah, mampu menyelesaikan masalah dengan mandiri, dan mampu menemukan solusi dari permasalahan tersebut. Siswa juga diharapkan mampu menemukan berbagai pemecahan dalam masalah yang dihadapi agar siswa itu benar-benar paham akan masalah yang dihadapi. Agar lebih memahami isi dari RPP dengan model Pembelajaran berbasis masalah, klik di sini.

Sekian, pembahasan RPP dengan model pembelajaran berbasis masalah, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca. ^^

Sumber : File Pribadi

Senin, 24 Februari 2014

Materi dan Latihan Soal Aritmetika Sosial

Matematika, apa yang kalian bayangkan jika mendengar kata "Matematika" ? Sulit, angka, symbol, abstrak, atau yang lain ? Banyak pendapat mengenai matematika. Banyak yang suka matematika, ada pula yang sangat tidak suka dengan matematika. Mereka menganggap bahwa matematika itu sulit, ini karena mereka masih memandang matematika dari satu sudut pandang. 
Sekarang, matematika sudah banyak berkembang pesat, dimulai dari guru yang sudah mengemas matematika sedemikian rupa sehingga matematika tidak terkesan menyeramkan, salah satunya adalah mengemas materi matematika atau latihan soal dengan menyangkutkan kehidupan sehari-hari. 
Dalam blog ini, saya akan memberikan contoh latihan soal yang berupa proyek untuk menyelesaikan suatu permasalahan tentang aritmatika sosial. 
Singkat tentang aritmetika sosial berisi tentang :
A.      Harga 
pembelian, harga penjualan, untung, dan rugi.
§  Harga pembelian adalah harga barang dari pabrik, grosir, atau tempat lainnya.
§  Harga penjualan adalah harga barang yang ditetapkan oleh pedagang kepada pembeli.
§  Untung atau laba adalah selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian jika harga penjualan lebih dari harga pembelian.
o   Untung = harga penjualan – harga pembelian.
§  Rugi adalah selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian jika harga penjualan kurang dari harga pembelian.
o   Rugi = harga pembelian – harga penjualan.
B.      Menentukan persentase untung atau rugi.
Persentase untung  : 


Persentase rugi      : 

C.      Menentukan harga pembelian dan harga penjualan jika persentase untung atau rugi diketahui.
  Jika untung maka berlaku
o   harga penjualan = harga pembelian + untung
o   harga pembelian = harga penjualan – untung
Jika rugi maka berlaku
o   harga penjualan = harga pembelian – rugi
o   harga pembelian = harga penjualan + rugi
D.         Bruto, tara, dan neto
o    Bruto   = neto + tara
o    Neto    = bruto – tara
o    Tara     = bruto – neto
ΓΌ  Persen tara dan harga bersih
v  Tara     = persentase tara x bruto
v  Harga bersih    = neto x harga/satuan berat
E.       Ada dua jenis bunga tabungan, yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk. Bunga tunggal adalah bunga yang dihitung berdasarkan besarnya modal saja, sedangkan bunga majemuk adalah bunga yang dihitung berdasarkan besarnya modal dan bunga.
F.       Pajak adalah suatu kewajiban yang dibebankan kepada masyarakat untuk menyerahkan sebagian kekayaan kepada negara menurut peraturan-peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.
Silahkan Download materi pada Materi Aritmetika Sosial.pdf dan lembar soal pada Lembar Kerja.pdf
Jika anda ingin mendownload materi tentang Aritmetika Sosial dalam bentuk Video, silahkan download Video1 atau Video2 
Selamat mencoba ^^ semoga pandangan matematika yang selama ini menyeramkan bisa berubah mengasikkan :) GOOD LUCK